Keraguan
burung lepas terbang melayang
hinggap lelap di atas awan
awan hilang tersapu angin
tangkap hilang burung melayang
tak sadar diri mulai menghilang
layang-layang putus di atas awan
diterpa angin tak tertahan
jatuh tak henti siapa mendapat
mata tertuju pada pandangan
kaki kaku tak mampu menuju
hati pilu mata membiru
kepala merunduk hati tersedu
oh layang-layangku
siapakah pemilikmu
haruskah kucari dirimu
ataukah membuat yang baru
proses membutuhkan waktu
dalam hati tak mampu menunggu.
PURWOKERTO, 20 Mei 2016
Tidak ada komentar:
Posting Komentar