Rabu, 14 September 2016

Keraguan


              Keraguan


burung lepas terbang melayang

hinggap lelap di atas awan

awan hilang tersapu angin

tangkap hilang burung melayang

tak sadar diri mulai menghilang

layang-layang putus di atas awan

diterpa angin tak tertahan

jatuh tak henti siapa mendapat

mata tertuju pada pandangan

kaki kaku tak mampu menuju

hati pilu mata membiru

kepala merunduk hati tersedu

oh layang-layangku

siapakah pemilikmu

haruskah kucari dirimu

ataukah membuat yang baru

proses membutuhkan waktu

dalam hati tak mampu menunggu.
PURWOKERTO, 20 Mei 2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kepada Siapa Aku Berharap?

  Kepada Siapa Aku Berharap?   Saudari-saudara terkasih, saya merasa tertarik untuk merenungkan ketidaktahuan atas pengalaman yang dialami. ...